Menuju Pernikahan Adat Jawa
Rabu, 20 Februari 2008 - 18:29 wib,
Chaerunnisa – Okezone
KEKAYAAN budaya Tanah Air telah diakui dunia. Salah satunya dapat dihadirkan lewat keragaman tradisi pernikahan. Masing-masing suku memiliki prosesi pernikahan yang beragam. Bahkan dapat dilakukan hingga berhari-hari.
Suku Jawa salah satunya. Pernikahan adat Jawa (Surakarta) memiliki tata cara yang khas. Upacara pernikahan adat Jawa dilakukan menurut tradisi turun-temurun yang terdiri dari banyak sub-upacara. Setiap detail yang digunakan saat pagelaran pesta memiliki arti dan filosofi tentang hidup.
Guna melestarikan keragaman kebudayaan bangsa tersebut, Martha Tilaar Salon & Day Spa menggelar demonstrasi perawatan pre-wedding dan prosesi pernikahan adat Jawa lengkap. Bertempat di gedung Erasmushuis, Kedutaan Belanda, Kuningan, Jakarta Selatan, PT Martha Beauty Gallery membidik kaum ekspatriat yang tergabung dalam Heritage International Society.
"Tujuan diadakannya acara ini untuk mengenalkan Indonesia melalui Javanesse Wedding Ceremony. Jadi sekalian kita menggabungkan treatment dan menjalankan misi yang lebih jauh, yaitu memperkenalkan budaya. Nantinya Indonesia tidak hanya terkenal dengan tariannya saja, tapi juga kaya dengan kostum dan tata cara adat istiadat kita yang semuanya menarik," kata Wulan Tilaar Widarto, ketika ditemui okezone, Rabu (20/2/2008).
Acara yang diadakan keempat kalinya oleh Martha Tilaar Salon & Day Spa itu selalu menyedot perhatian banyak orang. Sekira 150 peserta dari Heritage International Society antusias mengikuti runtutan acara mulai dari demonstrasi pre-wedding dan prosesi pernikahan adat Jawa lengkap hingga selesai.
"Acara ini sudah keempat kalinya dilakukan. Mereka interesting dan antusias sekali sehingga dari tahun ke tahun itu anggotanya bertambah. Tahun lalu hanya 100 orang, sementara tahun ini bisa mencapai 150 orang. Biasanya peserta Heritage International Society itu berasal dari seluruh negara," kata Deputy General Manager PT Martha Beauty Gallery itu.
Meski setiap tahunnya adat Solo selalu mewarnai demonstrasi prosesi pernikahan tradisional, Wulan tak menampik untuk menggunakan prosesi pernikahan adat dari suku lain.
"Karena mengikuti permintaan untuk menggelar perawatan pre-wedding dan prosesi pernikahan adat Jawa lengkap, maka adat Solo yang masih digunakan. Namun, ke depannya juga mau mengganti dengan daerah lain seperti Palembang, Betawi atau Sunda. Dengan perawatan yang sama, tapi wedding-nya yang berbeda," ucap konsultan kecantikan di kanal lifestyle okezone.comini.
Pada saat acara digelar, nampak tak ada satu orang pun peserta yang meninggalkan tempat duduk. Bahkan, mereka turut antusias berpartisipasi ketika prosesi upacara berlangsung. "Kami memang sengaja interaktif agar mereka berpartisipasi membentuk komunikasi dua arah, selain itu agar mereka juga tidak bosan," kata wanita low profile ini.
Dengan diadakannya acara perawatan pre- wedding dan prosesi pernikahan adat ini, Wulan memiliki misi khusus agar orang semakin aware dengan Martha Tilaar Salon.
"Kami ingin orang lebih tahu dan mengerti tentang budaya Indonesia yang beraneka ragam dan menarik. Apalagi para ekspatriat ituconcern dengan perawatan dengan ramuan bahan-bahan alami, makanya kalau semakin natural efek samping itu semakin sedikit," pungkasnya.
|